Gary Lineker di Unfollow Instagramnya oleh Cristiano Ronaldo, ini Penyebabnya!

Gary Lineker di unfollow instagramnya oleh Cristiano Ronaldo

Sebagai Striker Inggris, Gary Lineker cukup dekat dengan Cristiano Ronaldo hingga saling follow instagram satu sama lain, tetapi beberapa waktu belakangan ini beredar rumor kalau Cristiano Ronaldo telah unfollow Gary Lineker. Setelah membandingkan kehebatan antara Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo dengan berpendapat Lionel Messi yang terhebat diantara mereka, hal ini memicu CR7 menjadi kesal dan memutuskan untuk langsung unfollow instagram Gary Lineker.

Dalam sejarah sepakbola, tentu saja kita semua sudah mengetahui bahwa Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo merupakan rival terkuat yang paling berpengaruh dalam dunia sepakbola, meskipun kenyataan-nya Ronaldo yang Top One, tetapi tetap saja Lionel Messi merupakan bintang besar yang cukup populer di kancah global maupun Inggris. Persaingan ini bukan sekadar angka di atas lapangan, melainkan martabat yang dijunjung tinggi oleh masing-masing pendukungnya.

Fenomena unfollow ini menjadi bukti nyata betapa dalamnya jurang perbedaan persepsi antara para pengamat dan sang pemain. Gary Lineker, yang dikenal vokal, sebenarnya hanya menyuarakan sudut pandang teknis, namun bagi Ronaldo, loyalitas dalam pertemanan tampaknya juga mencakup pengakuan atas supremasinya. Karena wawancara bersama GOAT (Greatest of All Time) membuat banyak orang mengetahui sisi sensitivitas Ronaldo terhadap perdebatan tentang rival lamanya itu, apalagi berita ini langsung naik dan di sorot beragam media dunia. Bahkan, ada beberapa acara TV langsung mengundang Gary Lineker untuk mengonfirmasi hal tersebut demi menjawab rasa penasaran banyak masyarakat. Diskusi ini berkembang menjadi analisis psikologi atlet; bagaimana seorang pemenang seperti CR7 menjaga “api” kompetisinya tetap menyala dengan cara memblokir narasi yang tidak sejalan dengan visinya sebagai yang terbaik.

Pada akhirnya, drama media sosial ini hanyalah bumbu dari perjalanan panjang dua legenda. Meskipun hubungan digital mereka merenggang, kontribusi keduanya tetap tidak tergantikan, meninggalkan publik dalam rasa penasaran yang tak ada habisnya mengenai akhir dari perseteruan ego yang melibatkan sang pencetak gol terbanyak sepanjang masa dan sang maestro lapangan dari Argentina tersebut.